|
HELLO!
This is the official blog of Rohkris SMAN 21 Jakarta Welcome! :) Shout!
TWITTER UPDATES
Past
Agustus 2009Mei 2011 Juni 2011 Juli 2011 September 2011 Oktober 2011 Februari 2012 Maret 2012 Mei 2012 Januari 2013 Februari 2013 Pengurus ROHKRIS
Ketua:
Monica Marianes Sihombing Wakil: Debora Angela Tampubolon Bendahara: Karina Restisa Yunidwi Marpaung Sekretaris: Irene Alice Lapian Sie. Acara: Ursula Angelica Wauran Ranny Junia Setiawan Melisa Setiawan Sie. Humas: Wulandari Tapanovsky Situmorang Felicia Dameria Ceriatri Naiborhu Yohana Theresia Sie. Doa: Vanesha Febrilly Pardede Daniel Natanael Malona Sie. Pemerhati: Felicia Tobiana Bellatrix Friska Sondang Natalia Sie. Musik: Adinarwastu Koosnugroho Lukas Rudy Paembong Ravy Flavio Sie. Perlengkapan: Andreas Agavetra Gultom Jonathan Sahat Sinaga Alvin Saptauli Simanjuntak Raymond Yonathan Hutapea Pengurus D.O.G
Ketua Redaksi: Avelin Melia Purba Editor: Gloryan Daniel Napitupulu Hilda Roseline Panjaitan The Theme: Avelin Melia Purba Monthly Bread: Frista Tarigan Hang-out: Stella Cindamora Marpaung Birthday: Marselina Tabitha Review: Fela Felicia Artikel Bebas: Dina Hillery J-Tunes: Jessica Andrea L.O.L: Christine Sani Cover: Stella Cindamora Marpaung Inspiring Person: Tania Matalauta Sitepu Apa itu D.O.G? D.O.G (Depend On God) merupakan bulletin milik Rohkris 21 yang terbit setiap bulan dan GRATIS! Isinya bukan hanya bahan renungan atau refleksi tentang iman Kristen, tetapi juga ada info mengenai tempat hangout yang sedang happening di Jakarta (dalam rubrik 'Hangout'), review film yang sangat recommended untuk disaksikan (dalam rubrik 'Review'), cerita-cerita humor (dalam rubrik 'L.O.L') dan masih banyak lagi. |
1 Jun 2011 04.31
Tuhan Sudah Tahu
Bacaan: Matius 4:1-11 Seorang pembuat boneka kayu yang terkenal membuat boneka kayu yang sangat bagus untuk anak perempuannya. Suatu saat, boneka itu terjatuh hingga beberapa bagiannya terlepas. Sambil menangis, si anak membawa boneka itu kepada ayahnya. “Tinggalkan saja bonekamu. Ayah akan memperbaiki setiap bagian satu per satu.” Namun, anaknya tidak sabar, “Tidak, Ayah. Itu terlalu lama. Ayah hanya perlu menaruh lem di sini, memaku bagian ini, dan menyambung yang ini”. Si pembuat boneka meminta anaknya bersabar dan memercayakan boneka rusak itu kepadanya. Sayang, si anak keras kepala dan pergi membawa boneka rusaknya. Dalam kisah pencobaan di padang gurun, Iblis berusaha mencobai Yesus dengan membawa-Nya ke beberapa tempat dan memberitahukan apa yang harus dilakukan Yesus. Semua yang diberitahukan Iblis memang tampak masuk akal, tetapi di balik itu semua Iblis ingin Yesus menyembahnya. Namun, Yesus adalah Tuhan. Dia tidak perlu diberi tahu apa yang harus Dia lakukan dan apa yang tidak. Sebab, Dia jauh lebih tahu alasan di balik setiap permintaan kita. Dia tahu kapan dan bagaimana seharusnya menjawab setiap permintaan. Mungkin kita kerap berlaku seperti anak perempuan si pembuat boneka. Kita mendikte Tuhan, apa yang harus Tuhan lakukan untuk mengatasi masalah kita. Kita tidak mau memercayakan masalah kita pada cara-Nya. Padahal, sebagaimana pembuat boneka lebih tahu bagaimana memperbaiki boneka buatannya, Tuhan pasti lebih tahu apa yang kita butuhkan untuk keluar dari masalah. Berhentilah meniru kebiasaan iblis yang berusaha mendikte apa yang harus Tuhan lakukan. (saatteduh.wordpress.com) Label: Saat Teduh ◄ Older posts Newer posts ► |
|



